Jumat, 29 April 2011

Leadership

Pada umum nya setiap individu mempunyai jiwa seorang pemimpin. Tapi tidak semua  individu dapat menjadi pemimpin yang baik.
Untuk menjadi pemimpin yang baik, apakah kita harus mengikuti pelatihan atau pun seminar mengenai leadership? 
Nah kalau ditanya seperti itu pasti banyak sekali argumentasi, ada yang bilang ga penting banget ikut - ikut pelatihan atau seminar seperti itu karena cuma akan buang - buang waktu dan juga buang - buang uang. Tapi ada juga yang berpendapat penting banget untuk menambah wawasan pemimpin yang baik sebenarnya seperti apa, dan banyak hal lainnya yang benar - benar penting untuk diketahui.
Dengan argumen - argumen itu tidak ada yang salah, karena setiap argumen seseorang selalu benar dan mimiliki unsur - unsur tersendiri.
Argumen 1 yang menganggap tidak penting, mungkin itu karena menurut individu yang beranggapan seperti itu, bahwa ia dapat menjadi seorang pemimpin tanpa harus belajar, karena ia langsung mengalami nya dalam kehidupannya, seperti memimpin diri sendiri dan keluarga.
Namun argumen ke - 2 menandakan bahwa seorang individu memang belum puas kalau belum belajar lebih terdahulu, walau sudah diperaktekkan dalam kehidupan sehari - hari.
Siapa saja yang dapat menjadi seorang pemimpin  & bagaimanakah pemimpin yang baik itu?
Pada umum nya kita semua adalah seorang pemimpin, dalam lingkup kecil, kita adalah pemimpin dari diri kita sendiri. Pemimpin yang baik pemimpin yang tidak pernah mengeluh, tidak pernah menyerah, tidak pernah ingkar dan banyak hal - hal lainnya.

Komunikasi & Fungsinya

      komunikasi
Secara umum komunikasi adalah suatu penyampaian atau pun pemahaman dari sebuah maksud. Atau juga bisa di artikan suatu proses penyampaian informasi  (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi di antara keduanya. 
Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.  Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu.Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal. 

fungsi komunikasi :
  • Kontrol
komunikasi dalam pandangan fungsi kontrol adalah sebagai cara untuk mengetahui apakah orang lain tetap        sesuai pada jalur yang di tetapkan oleh kita atau tidak, dan juga mengetahui bagaimana keadaan orang            lain sehingga kita bisa memutuskan sesuatu yang sesuai dengan keadaan orang tersebut.
  •    Informasi
        Komunikasi merupakan sebuah proses untuk memberikan informasi dari sumber kepada tujuan yang             pada akhirnya melahirkan feedback(tanggapan atau umpan balik).
  • motivasi
    fungsi komunikasi juga sebagai alat untuk memberikan motivasi kepada orang lain, fungsi motivasi dan     control pada komunikasi, menurut saya agak hampir sama tujuannya, yaitu untuk memastikan, apakah     orang lain tetap pada jalur yang kita inginkan atau tidak, jika fungsi kontrol menggunakan cara yang         lebih force(memaksa dan memberikan konsekuensi2 nyata), fungsi motivasi lebih kepada cara-cara         yang sifatnya soft, lembut namun biasanya langsung mengarah kepada nuraninya.
  • ekspresi emosi
    kita bisa menyampaikan apa yang emosi kita rasakan melalui komunikasi, pada level ini, kita biasanya     hanya butuh untuk didengar untuk membagi beban emosi kita kepada orang lain, namun tak jarang kita     mengharapkan advice dan tanggapan lisan dari orang lain.

Kamis, 28 April 2011

Komunikasi

komunikasi dapat digolongkan kedalam 3 kategori, yaitu :

  • Komunikasi antar pribadi
Komunikasi ini penerapannya antara pribadi/individu dalam usaha menyampaikan informasi yang dimaksudkan untuk mencapai kesamaan pengertian, sehingga dengan demikian dapat tercapai keinginan bersama.
  • Komunikasi kelompok
Pada prinsipnya dalam melakukan suatu komunikasi yang ditekankan adalah faktor kelompok, sehingga komunikasi menjadi lebih luas. Dalam usaha menyampaikan informasi, komunikasi dalam kelompok tidak seperti komunikasi antar pribadi.
  • Komunikasi massa
        Komunikasi massa dapat dilakukan dengan media massa, seperti media cetak dan elektronik. 

Pancasila Dalam UUD 1945


Hakikat pancasila
Apakah hakikat perjuangan rakyat Indonesia?
Hakikat nya yaitu telah mengantarkan rakyat Indonesia kepada Negara Republik Indonesia yang merdeka bersatu dan berdaulat berdasarkan pancasila.

Sebutkan fungsi pancasila berdasarkan sejarah bangsa Indonesia!
Pancasila berfungsi sebagai pemberi kekuatan hidup kepada bangsa Indonesia serta membimbing dalam mengejar kehidupan lahir yang makin baik.

Hal – hal apa yang perlu diusahakan untuk kelestarian keampuhan dan kesaktian pancasila?
Untuk melestarikan nya yang perlu kita lakukan adalah suatu penghayatan, pengamalan nilai –nilai luhur yang terkandung di dalam pancasila dalam kehidupan sehari –hari secara nyata.

Bagaimana hakikat pancasila seperti tercantum dalam pembukaan UUD1945?
Hakikat nya seperti yang tercantum di pembukaan UUD 1945 yaitu merupakan sebuah kesatuan yang bulat dan utuh dari kelima sila yaitu : Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Jelaskan keyakinan yang diberikan pancacila kepada rakyat Indonesia!
Pancasila meemberi keyakinan kepada rakyat Indonesia bahwa kebahagiaan hidup akan tercapai apabila didasarkan atas keselarasan dan keseimbangan, dalam segala hal dari hubungan manusia dengan diri sendiri, dengan  manusia, dengan alam sampai dengan hubungan manusia dengan Tuhan.

Jelaskan sila ketuhanan yang maha esa
 Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
 Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
 Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang
menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.

Uraikan sila kedua dari pancasila!
Dengan sila kemanusiaan yang adil beradap berarti :
Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
Mengakui persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturrunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
 Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
 Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
 Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
 Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
 Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
 Berani membela kebenaran dan keadilan.
 Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.

Sila persatuan Indonesia
Menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan Bangsa dan Negara diatas kepentingan pribadi atau pun golongan.
Apakah arti menempatkan kepentingan Bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi?
Itu berarti masyarakat Indonesia sanggup, rela berkorban untuk kepentingan Bangsa dan Negara bila diperlukan.

Atas dasar apakah persatuan itu dikembangkan ?
Persatuan di kembangkan atas dasar Bhinneka Tunggal Ika, dengan memajukan pergaulan demi kesatuan dan persatuan Bangsa.

Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan
Dalam sila ini berarti masyarakat mempunyai kedudukan, hakdan kewajiban yang sama.

Bagaimana cara mengambil keputusan berdasarkan sila keempat dari pancasila?
Karena semua mempunyai hak yang sama cara pengambilan keputusan yang benar adalah dengan musyawarah untuk mencapai mufakat.

Bagai mana sikap kita terhadap setiap hasil keputusan musyawarah?
Manusia / masyarakat Indonesia menghormati dan menjujung tinggi hasil / keputusan musyawarah.

Hal –hal apa yang perlu diperhatikan dalam musyawarah?
Yang perlu diperhatikan adalah kepentingan bersama.



Senin, 04 April 2011

Kita semua pasti bisa...........

  Presentasi adalah kata - kata yang agak menakutkan, menyebalkan, bahkan membosan kan untuk sebaian pelajar.
Mengapa harus begitu? Mungkin karena kurangnya rasa percaya diri,bukan karena ga bisa.
Maka dari itu saya punya tips agar kata - kata presentasi tidak lagi menakutkan, menyebalkan, bahkan membosankan.
Berikut tips dari saya :
  1. Pastikan kita memahami materi / mengerti dan jangan sampai kita hanya menghafal saja, karena bila kita hanya menghafal kemungkinan besar saat presentasi kita agak bingung.
  2. Sebelum hari H cobalah berlatih presentasi di depan kaca / cermin. Berlatih di depan kaca / cermin bertujuan untuk melatih rasa percaya diri.
  3. Ketika hari H tingkat kan rasa percaya diri mu, anggap saja kamu seorang yang paling mengerti materi yang kita bahas.
  4. Agar suasana tidak membosankan bagi penonton, selingi presentasi dengan canda dan trik - trik apa saja  yang kamu bisa laku kan yang dapat menghilangkan rasa bosan. 
Itu saja dari saya, intinya rasa percaya diri, saya yakin kita semua pasti bisa presentasi dengan baik. Dan jangan menyarah apabila pernah gagal dalam presentasi terus coba coba dan coba lagi kita semua pasti bisa.





                                               

7 tahun yang lalu


PENYESALAN

 
Waktu pertama kali kita bertemu, aku merasa mendapat seorang teman, tapi sayang menurutku dia tidak suka, tidak mau menjadi temanku, teman baikku. Sebab ketika ku mencoba untuk mendekati ia malah menghindar. Namun demikian, aku terus berharap suatu saat ia dapat menjadi temanku, teman baikku.
Atas kegigihanku untuk mendekatinya, akhirnya kudapatkan jawaban, bahwa selama ini dia selalu menghindar, ternyata dia malu, karena sebenarnya dia menyukaiku. Itu aku dapatkan dari penjelasan teman dekatnya.
Setelah mengetahui, kalau dia suka padaku, aku justru tidak berharap lagi dia menjadi teman baikku. Itulah pertimbanganku, sebab bila jadi berteman nanti dapat mengganggu konsentrasi belajarku.
Tetap entah mengapa, saat aku belajar pikiranku melayang mengingatnya, dan anehnya tidak bisa menghilangkannya dari pikiranku, walau untuk sesaat.
Keesokan harinya aku bertemu dengannya di sekolah, tetapi lagi-lagi aku bingung harus mengucapkan apa, aku salah tingkah dibuatnya. Sikap aku yang demikian itu diketahui oleh teman-temanku dan menganggap kalau aku sedang jatuh cinta dengannya. Saat salah satu teman menanyakan tentang hal itu, akupun menolak untuk mengakuinya.
Setiap hari di sekolah aku bertemu dengannya dan akupun lebih sering memikirkannya akhir-akhir ini. Sering aku bertanya pada diri sendiri, apakah aku sedang dilanda asmara, dan akupun memperoleh jawabannya sendiri, ya! Kata hatiku. Namun lagi-lagi fikiranku tetap tidak mau mengakuinya. Karena di samping dapat mengganggu konsentrasi belajarku, juga aku baru tahu dari teman dekatnya, bukan dia sendiri yang mengatakannya. Jadi aku masih ragu, apakah benar dia mencintaiku. Aku tidak munafik, kalau aku memang mencintainya, tapi sebagai seorang wanita rasanya tabu untuk terlebih dahulu mengucapkan rasa cintaku padanya. Untuk itu aku sangat berharap, kalau dia terlebih dahulu mengutarakan kata cinta padaku.
Penantianku terhadapnya sudah berjalan lebih kurang satu tahun, tapi keberaniannya untuk mengutarakan kata cinta padaku belum juga kunjung tiba. Bahkan di sepanjang penantianku, aku menolak beberapa lelaki yang mencoba mendekatiku. Kurang setiakah aku dalam menunggu?
Waktu terus berlalu, sampai akhirnya kau meninggalkan diriku, pergi jauh ke kampung halamanmu yang nan jauh di sana dan tak jelas entah di mana.
Semenjak itu aku memberanikan diri untuk mengutarakan isi hatiku, pada teman-temanmu yang dulu mengatakan padaku kalau kau menaruh perhatian terhadapku.
Walaupun akhirnya hanya bertepuk sebelah tangan, tetapi aku tetap merasa sedih atas kepergianmu.
Terkadang aku berfikir mengapa harus berpisah sebelum bersatu? Aku hanya dapat mengingat, berharap kau kembali dan mengenangmu. Sungguh aku sangat menyesalkannya.
Hingga pada suatu saat salah seorang temanmu mengatakan padaku, bahwa ia akan kembali lagi. Percaya nggak percaya atas berita tersebut. Tapi yang jelas andaikan ia kembali aku takkan menyia-nyiakan kesempatan itu, sebab aku tak ingin menyesal kedua kalinya.